Semakin besar nilai SNR Margin dan semakin kecil nilai Line Attenuation itu akan semakin bagus.
Kalau SNR Margin masih di atas 10 dB sih masih ok lah.
Kalo untuk menjaga kualitas SNR dan Attenuation harus diperhatikan hal2 sbb:
1. Saluran kabel tlp yang diluar rumah ato yang didalam rumah harus bagus, jangan ada sambungan yang terbuka, longgar ato karatan
2. Jangan terlalu dekat dengan kabel listrik apalagi listrik yang berarus besar.
3. Jangan ada paralel tlp sebelum splitter.
4. Perhatikan juga kondisi listrik dirumah, harus stabil soalnya baberapa merk modem ada yang tidak stabil performanya klo listriknya jg ga stabil.
Kalo modemnya yang bagus walaupun SNR ga terlalu besar, koneksinya masih bisa bagus, LINK DSL nya jarang blinking apalagi mati.
Sering Drop Sambungan / Loss of Sync
From SpeedyWiki
Seringnya drop sambungan dan loss of sync pada sambungan ADSL terutama karena rendahnya Signal To Noise Ratio (SNR) dalam bahasa sederhananya, sambungan telepon-nya sangat brisik
Mengapa hal ini terjadi? Masalah ini terjadi pada kabel yang panjang dimana SNR sangat rendah untuk menjaga sambungan yang stabil. SNR akan bervariasi setiap waktu, misalnya suhu udara yang panas di siang hari akan menyebabkan kabel memuai, hujan dan basah akan menyebabkan redaman pada kabel dan sinyal ADSL yang buruk, bahkan lampu jalan pada saat di nyalakan akan menyebabkan gangguan pada sinyal ADSL. Konsekuensinya, jika modem ADSL sampai tidak dapat mendengar sinyal dari DSLAM di sentral telepon, maka modem ADSL tidak akan dapat mensinkronkan diri dengan DSLAM di sentral dan biasanya di sebut “lost sync”.
Apa gejalanya? Yang pasti akan terasa, tiba-tiba anda tidak bisa surfing. Jika kita lihat modem ADSL maka lampu sambungan ADSL kelap-kelip, tidak steady seperti jika modem ADSL berhasil Sync dengan DSLAM di Telkom. Bebera router ADSL memberikan log yang memberitahukan bahwa router lost sync. Gejala lainnya, error CRC & HEC yang sangat tingi. Disconnect ADSL dapat saja sangat random, dapat hanya pada malam hari saja, dapat tidak terjadi apa-apa dalam waktu beberapa hari / minggu sebelum terjadi lagi.
ADL Berapakah Noise Margin (SNR) yang baik? Dalam router SMB Barricade Operation Data / Defect Indication kita akan melihat Noise MarginStatus & Attenuation untuk upstream & downstream. Noise Margin (SNR) yang baik adalah di atas 10dB, tampak pada contoh upstream mempunyai SNR 17dB, sedang downstream mempunyai SNR 9 dB.
Berapakah attenuation & SNR yang baik?
Beberapa ketentuan teknik untuk downstream attenuation yang baik kira-kira
0-42 dB - 2Mbps
43-60 dB - 1Mbps
> 60 dB - 512kbps
SNR yang baik harusnya paling tidak 10dB, idealnya diatas 12dB. Dengan SNR di bawah 10dB kita akan sering melihat sambungan yang disconnected dan masalah lainnya. Pengalaman saya di Jakarta, pada saat siang hari SNR bisa turun sampai 0-2 dB, CRC error sampai 1500+. Sambungan terasa amat sangat lambat karena banyak sekali packet loss.
Bagaimana mengatasi SNR yang rendah? Ada beberapa hal yang mungkin dapat dicoba,
*
Sedapat mungkin menggunakan router ADSL, biasanya lebih baik daripada modem USB ADSL. Tapi tidak semua router ADSL mampu bekerja pada SNR yang rendah. Dari pengalaman, router yang lumayan baik Tecom AR1031, SMC barricade smc7904bra, Thomson SpeedTouch 510, TP-LINK TD-8800, dan 3COM 3CRWDR100A lumayan cukup tahan dengan SNR rendah.
*
Ganti filter / splitter dengan ADSL filter / splitter yang baik.
*
Ganti colokan / kabel telepon supaya lebih baik lagi.
*
Bagi anda yang menggunakan Linux, dapat berexperimen untuk mengecilkan MTU di ifconfig menjadi sekitar 512byte atau kurang.
Kalau SNR Margin masih di atas 10 dB sih masih ok lah.
Kalo untuk menjaga kualitas SNR dan Attenuation harus diperhatikan hal2 sbb:
1. Saluran kabel tlp yang diluar rumah ato yang didalam rumah harus bagus, jangan ada sambungan yang terbuka, longgar ato karatan
2. Jangan terlalu dekat dengan kabel listrik apalagi listrik yang berarus besar.
3. Jangan ada paralel tlp sebelum splitter.
4. Perhatikan juga kondisi listrik dirumah, harus stabil soalnya baberapa merk modem ada yang tidak stabil performanya klo listriknya jg ga stabil.
Kalo modemnya yang bagus walaupun SNR ga terlalu besar, koneksinya masih bisa bagus, LINK DSL nya jarang blinking apalagi mati.
Sering Drop Sambungan / Loss of Sync
From SpeedyWiki
Seringnya drop sambungan dan loss of sync pada sambungan ADSL terutama karena rendahnya Signal To Noise Ratio (SNR) dalam bahasa sederhananya, sambungan telepon-nya sangat brisik
Mengapa hal ini terjadi? Masalah ini terjadi pada kabel yang panjang dimana SNR sangat rendah untuk menjaga sambungan yang stabil. SNR akan bervariasi setiap waktu, misalnya suhu udara yang panas di siang hari akan menyebabkan kabel memuai, hujan dan basah akan menyebabkan redaman pada kabel dan sinyal ADSL yang buruk, bahkan lampu jalan pada saat di nyalakan akan menyebabkan gangguan pada sinyal ADSL. Konsekuensinya, jika modem ADSL sampai tidak dapat mendengar sinyal dari DSLAM di sentral telepon, maka modem ADSL tidak akan dapat mensinkronkan diri dengan DSLAM di sentral dan biasanya di sebut “lost sync”.
Apa gejalanya? Yang pasti akan terasa, tiba-tiba anda tidak bisa surfing. Jika kita lihat modem ADSL maka lampu sambungan ADSL kelap-kelip, tidak steady seperti jika modem ADSL berhasil Sync dengan DSLAM di Telkom. Bebera router ADSL memberikan log yang memberitahukan bahwa router lost sync. Gejala lainnya, error CRC & HEC yang sangat tingi. Disconnect ADSL dapat saja sangat random, dapat hanya pada malam hari saja, dapat tidak terjadi apa-apa dalam waktu beberapa hari / minggu sebelum terjadi lagi.
ADL Berapakah Noise Margin (SNR) yang baik? Dalam router SMB Barricade Operation Data / Defect Indication kita akan melihat Noise MarginStatus & Attenuation untuk upstream & downstream. Noise Margin (SNR) yang baik adalah di atas 10dB, tampak pada contoh upstream mempunyai SNR 17dB, sedang downstream mempunyai SNR 9 dB.
Berapakah attenuation & SNR yang baik?
Beberapa ketentuan teknik untuk downstream attenuation yang baik kira-kira
0-42 dB - 2Mbps
43-60 dB - 1Mbps
> 60 dB - 512kbps
SNR yang baik harusnya paling tidak 10dB, idealnya diatas 12dB. Dengan SNR di bawah 10dB kita akan sering melihat sambungan yang disconnected dan masalah lainnya. Pengalaman saya di Jakarta, pada saat siang hari SNR bisa turun sampai 0-2 dB, CRC error sampai 1500+. Sambungan terasa amat sangat lambat karena banyak sekali packet loss.
Bagaimana mengatasi SNR yang rendah? Ada beberapa hal yang mungkin dapat dicoba,
*
Sedapat mungkin menggunakan router ADSL, biasanya lebih baik daripada modem USB ADSL. Tapi tidak semua router ADSL mampu bekerja pada SNR yang rendah. Dari pengalaman, router yang lumayan baik Tecom AR1031, SMC barricade smc7904bra, Thomson SpeedTouch 510, TP-LINK TD-8800, dan 3COM 3CRWDR100A lumayan cukup tahan dengan SNR rendah.
*
Ganti filter / splitter dengan ADSL filter / splitter yang baik.
*
Ganti colokan / kabel telepon supaya lebih baik lagi.
*
Bagi anda yang menggunakan Linux, dapat berexperimen untuk mengecilkan MTU di ifconfig menjadi sekitar 512byte atau kurang.

1 comment:
terimakasih gan post artikelnya.
sangat bermanfaat terutama buat kantor saya yang jaringan upstreamnya mini.
http://gunadaya.com/
Post a Comment